Nah, ini zaman SMP, aku buat puisi agak berlebihan (metafora), harap dimaklumin ya ^_^'
Di dalam hati banyak sekali yang ku pendam
Sedih, suka, duka tak dapat ku bendung
Mereka meluap
Rasanya ingin ku lepas semua itu
Tapi bagaimana
Tahukah kau caranya ?
Beri tahu aku
Aku tidak bisa menahan lagi
Rasa ini hanya semakin menyakiti hatiku
Andai saja ku bisa
Pastilah saat ini diriku mengerti
Apalah artinya hidup ini
Ku coba melawan semua itu
Tapi tetap saja hatiku masih sakit
Aku tak tahu lagi harus bagaimana
Aku ingin bertanya padamu
Bolehkah aku menyayangi seseorang?
Bolehkah aku merasa disayangi?
Aku rasa tidak
Kasih itu hanyalah semu bagiku
Bagaikan pasir yang rapuh saat ku genggam
Ku iri
Teman bahkan adikku sendiri pun pernah merasakannya
Mengapa ku tak bisa?
Apa aku tak pantas menerima semua itu?
Walaupun begitu.....ku takkan menangis
Aku yakin
Suatu saat nanti akan datang seseorang
Seseorang yang akan memberikan kasihnya untukku
Comment dari diriku sendiri
"Sempat kaget, ternyata dulunya aku seperti itu. Banyak hal yang terlupa tentang kenangan di masa lalu. Contohnya dengan puisi ini. Kalau dirasa, mungkin saja saat-saat itu adalah momen terberat yang bisa membuat depresi. Seperti hilang ingatan, kenangan pahit di masa lalu hanya sekeping puzzle yang sedikit ku ketahui saat ini. Mungkin memang itulah inginku bahwasanya kenangan pahit mesti dibuang sehingga aku bisa menata hidupku lebih baik. Yah, life show must go on alias hidup harus terus berjalan. Itu masa lalu. Dan dari sinilah, aku maju!!!"
Assalamualaikum wr.wb,,,, Inilah langitku,,takdir hidupku, Tiada kan berhenti tuk mencapai sosok yg dicintai-Nya.. Amin ya robbal alamin
Selasa, 27 November 2012
Perception
I can't believe
That was happened in my life
From to be friend...
Like him, and......
Now, become an enemy in my eyes
I was sad
I don't want to like that
But, what I must to do ?
I can't, I am weak
That was happened in my life
From to be friend...
Like him, and......
Now, become an enemy in my eyes
I was sad
I don't want to like that
But, what I must to do ?
I can't, I am weak
When You Go From Me
When you go from me
My world is empty
I want to meet you
I want to give you sweet hug
I want to beside you
But .....
It never happen
That's only my mind
And never happen in my life
If we meet one day
I hope you remember me
And I wish you never forget me
Forever
Nb : (Harap maklum bila bahasanya amburadul hehehe, zaman dulu ya beginilah sok-sok buat puisi pake bahasa Inggris)
My world is empty
I want to meet you
I want to give you sweet hug
I want to beside you
But .....
It never happen
That's only my mind
And never happen in my life
If we meet one day
I hope you remember me
And I wish you never forget me
Forever
Nb : (Harap maklum bila bahasanya amburadul hehehe, zaman dulu ya beginilah sok-sok buat puisi pake bahasa Inggris)
You and I
Next session.....
Berikut ini salah satu puisi di masa lalu ala bahasa Inggris. Check it out!!!
When I closed my eyes
I felt alone
And you came to me
You say "Hey, wake up !!!"
"You're not alone"
"I'll be here with you"
I open my eyes
I see you
And then I give a hug from you
I cry
Nobody give me that
I believe
I'll have a best friend
Not one but many, many, and many friends
And become the inspiration of my life
Berikut ini salah satu puisi di masa lalu ala bahasa Inggris. Check it out!!!
When I closed my eyes
I felt alone
And you came to me
You say "Hey, wake up !!!"
"You're not alone"
"I'll be here with you"
I open my eyes
I see you
And then I give a hug from you
I cry
Nobody give me that
I believe
I'll have a best friend
Not one but many, many, and many friends
And become the inspiration of my life
Jumat, 23 November 2012
Barangkali Cinta
Barangkali cinta
Jika darahku mendesirkan gelombang yang tertangkap oleh darahmu
dan engkau beriak karenanya
Darahku dan darahmu
terkunci dalam nadi yang berbeda
Namun berpadu dalam badai yang sama
Barangkali cinta
Jika napasmu merambatkan api yang menjalar ke paru-paruku
dan aku terbakar karenanya
Napasmu dan napasku
bangkit dari rongga dada yang berbeda
Namun lebur dalam bara yang satu
Barangkali cinta
Jika ujung jemariku mengantar pesan yang menyebar ke seluruh sel kulitmu
dan engkau memahamiku seketika
Kulitmu dan kulitku
membalut dua tubuh yang berbeda
Namun berbagi bahasa yang serupa
Barangkali cinta
Jika tatap matamu membuka pintu menuju jiwa
dan aku dapati rumah yang kucari
Matamu dan mataku
tersimpan dalam kelopak yang terpisah
Namun bertemu di jalan setapak yang searah
Barangkali cinta
karena darahku, napasku, kulitku, dan tatap mataku
Kehilangan semua makna dan gunanya
Jika tak ada engkau di seberang sana
Barangkali cinta
Karena darahmu, napasmu, kulitmu, dan tatap matamu
Kehilangan semua perjalanan dan tujuan
Jika tak ada aku di seberang sini
Pastilah cinta
Yang punya cukup daya, hasrat, kelihaian, kecerdasan, dan kebijaksanaan
Untuk menghadirkan engkau, aku, ruang, waktu
Dan menjembatani semuanya
Demi memahami dirinya sendiri
Dee (Dewi Lestari) dalam "Madre"
Jika darahku mendesirkan gelombang yang tertangkap oleh darahmu
dan engkau beriak karenanya
Darahku dan darahmu
terkunci dalam nadi yang berbeda
Namun berpadu dalam badai yang sama
Barangkali cinta
Jika napasmu merambatkan api yang menjalar ke paru-paruku
dan aku terbakar karenanya
Napasmu dan napasku
bangkit dari rongga dada yang berbeda
Barangkali cinta
Jika ujung jemariku mengantar pesan yang menyebar ke seluruh sel kulitmu
dan engkau memahamiku seketika
Kulitmu dan kulitku
membalut dua tubuh yang berbeda
Namun berbagi bahasa yang serupa
Barangkali cinta
Jika tatap matamu membuka pintu menuju jiwa
dan aku dapati rumah yang kucari
Matamu dan mataku
tersimpan dalam kelopak yang terpisah
Namun bertemu di jalan setapak yang searah
Barangkali cinta
karena darahku, napasku, kulitku, dan tatap mataku
Kehilangan semua makna dan gunanya
Jika tak ada engkau di seberang sana
Barangkali cinta
Karena darahmu, napasmu, kulitmu, dan tatap matamu
Kehilangan semua perjalanan dan tujuan
Jika tak ada aku di seberang sini
Pastilah cinta
Yang punya cukup daya, hasrat, kelihaian, kecerdasan, dan kebijaksanaan
Untuk menghadirkan engkau, aku, ruang, waktu
Dan menjembatani semuanya
Demi memahami dirinya sendiri
Dee (Dewi Lestari) dalam "Madre"
Jumat, 16 November 2012
Pelangiku
Pelangiku
Sekian lalu, aku menemukanmu duduk teduh dalam jelaga mataku
Saat itu, tak ada kata, tiada alasan
Hanya kamu, menghiasi indah dalam lukisan langit yang tersembunyi di balik awan
Pelangiku
Tak pernah terpikir dalam benakku
Bahwa pada saat itu juga pancaranmu menetap di hatiku
Lagi dan tiada henti
Kau menenangkanku dengan renyah warnamu sendiri
Pelangiku
Kepadamu, aku merasa bebas menjadi diriku sendiri
Menari, berputar-putar, dan mendendangkan lagu langit yang begitu riang
Karena kau tak pernah menginginkan aku menjadi siapa pun
Hanya aku dengan segala kekurangan dan kekuatanku
Pelangiku
Aku selalu berharap
Tuhan berkenan membuatmu terus berada di dekatku
Lalu, pada suatu saat nanti
Biar aku yang memberimu berjuta kali keindahan yang pernah kau ciptakan untukku
Pelangiku
Semoga Tuhan terus menautkan kita dalam ridho-Nya
Untuk ukirkan tulusnya kasih sayang pada semesta
Detik ini hingga nanti
Tak pernah terpikir dalam benakku
Bahwa pada saat itu juga pancaranmu menetap di hatiku
Lagi dan tiada henti
Kau menenangkanku dengan renyah warnamu sendiri
Pelangiku
Kepadamu, aku merasa bebas menjadi diriku sendiri
Menari, berputar-putar, dan mendendangkan lagu langit yang begitu riang
Karena kau tak pernah menginginkan aku menjadi siapa pun
Hanya aku dengan segala kekurangan dan kekuatanku
Pelangiku
Aku selalu berharap
Tuhan berkenan membuatmu terus berada di dekatku
Lalu, pada suatu saat nanti
Biar aku yang memberimu berjuta kali keindahan yang pernah kau ciptakan untukku
Pelangiku
Semoga Tuhan terus menautkan kita dalam ridho-Nya
Untuk ukirkan tulusnya kasih sayang pada semesta
Detik ini hingga nanti
Sabtu, 10 November 2012
Tentang Seseorang
Halooo....
Masih ingat ga dengan film "Ada Apa dengan Cinta", tokoh utamanya diperankan oleh Dian Sastrowardoyo (Cinta) dan Nicholas Saputra (Rangga). Menurutku, film ini tetap bagus dan mengagumkan walau terbilang film lama. Tapi tetap saja, ada beberapa adegan yang kalau diresapi maknanya daleeeeeeeeeeeeeeeem banget. Nah, salah satunya adalah scene di mana Cinta alias Dian Sastro lagi musikalisasi puisi. Puisi itu berjudul "Tentang Seseorang".....
Yuk kita tengok puisinya....
"Tentang Seseorang"
Aku lari ke hutan, kemudian menyanyiku
Aku lari ke pantai, kemudian teriakku
Sepi-sepi dan sendiri
Aku benci
Aku ingin bingar
Aku mau di pasar
Bosan aku dengan penat
Dan enyah saja kau pekat
Seperti berjelaga jika ku sendiri
Pecahkan saja gelasnya biar ramai, biar mengaduh sampai gaduh,
Ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih,
Kenapa tak goyangkan saja loncengnya, biar terdera
Atau aku harus lari ke hutan belok ke pantai?
Bosan aku dengan penat
Dan enyah saja kau pekat
Seperti berjelaga jika ku sendiri
Hem...biar tambah asyik lagi, sekalian simak videonya ya....http://youtu.be/ke8H7UxNVSQ
Behind the story from this poetry....
Sebenarnya aku dengan mereka ataupun kru film "Ada Apa dengan Cinta" sama sekali ga ada chemistry nya sie hehehe...Trus napa ditampilin nie puisi?
Hohoho...jawabannya sie gampang. Film ini kan lagi booming-booming nya pas aku jadi remaja putih biru alias SMP. Dulu itu, masih suka namanya nulis diari, buat puisi, atau sekadar ngumpulin puisi-puisi yang keren dan indah. Nah, salah satunya ya ini puisi. Berasa nostalgia aja kalau ingat ini puisi sama kekonyolan ku di masa lalu. Duh....kanget banget deh bikin puisi lagi....T-T.....
Soalnya udah gede begini, susah bo' luangin waktu buat nulis,,keseringannya sie banyak pikiran jadi pikiran jernih ga masuk-masuk deh. Terus kalau sudah pikiran jernih ga masuk, walhasil puisi bisa ga berarti atau ga selesai....
Moga-moga, dengan bernostalgia lewat kumpulan puisi saat masa lalu bisa ngebangkitkan motivasiku buat menulis lagi.....Amin....
Sampai jumpa....chao....
Langganan:
Postingan (Atom)