Sabtu, 27 Agustus 2011

Dirinya dan Arti Surga



Hati mana yg tiada inginkan surga
Jika ia tahu muara taman pertemuan-Nya
Ia pun sadar pasti
Pantaskah berpijak pada taman-Nya ?
Ia menghela napas sembari memutar memori yang berbatas
Ia paham kan sulit keinginannya tertumpah
Jika dirinya hanya mampu menuaikan egois pada Sang Khalik dan ciptaan-Nya

Keluh mendesah
Hati mengiris pilu
Tumpang tindih merajam asa yang berbuih
Janggal...hatinya mengerti akan itu
Bagaimana bisa ia menginginkan ada di sisi-Nya namun tak ia hadirkan Dia
Hanya sakit yang luar biasa pedih kan terasa menjatuhkan jiwanya

Ya,
Sakit yang bercampur hampa saat ia sadar ia kehilangan separuh hidupnya
Hidup yang kan bermakna bila ada Dia di jiwanya
Ia kehilangan Dia
Ia sakit...ia menderita

Surga...oh surga...
Dirimu memang taman yang selalu diidam-idamkan
Namun baginya,
Cukup Dia saja berkenan menutupi kepingan hatinya yang patah

Ia hanya berharap damai
Ia ingin pulang
Pulang ke tempat peraduan-Nya
Kembali bersua dengan damba-Nya
Menelusuri syiar-syiar ketenangan bersama-Nya

Itu saja
Jangan pergi
Jangan tinggalkan lagi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar